Hibah KONI KBB Rp11 Miliar, Ketua Cabor Akui Dapat BOP Rp10 Juta
BANDUNG BARAT-Dana hibah Rp11 miliar KONI KBB, cabor kebagian receh, diakui salah satu ketua cabor.
Dihubungi via telepon, Ketua Cabor yang namanya enggan disebutkan, membenarkan jika cabor binaannya hanya mendapatkan uang untuk biaya oprasional (BOP) mencakup kebutuhan sekretariatan Rp10 juta.
Bahkan untuk mengikuti babak kualifikasi (BK) selama satu minggu di luar kota, hanya diberikan anggaran Rp10 juta. “Jadi BOP dan BK Rp20 juta, cukup untuk apa anggaran segitu selama seminggu mengikuti BK yang ada nombok,” katanya
Dia menyebutkan, anggaran yang digelontorkan untuk cabor bervariasi tergantung kebutuhan. “Cabor saya aja nyumbang medali emas cuman dapat BOP Rp10 juta, ya yang belum punya medali di bawah itu,” katanya.
Beberapa cabor ada yang mendapat BOP cukup besar untuk kebutuhan membeli peralatan hingga Rp150 juta.
Namun disayangkan, KONI mendapatkan hibah 2025 dari APBD KBB Rp11 miliar disaat tidak ada event besar olahraga. “Tapi sekarang akan menghadapi Porpov anggaran hibah cuman Rp3 miliar mau ngejar prestasinya bagaimana?,” katanya.
Dugaan, kata dia, dana hibah kecil untuk cabor dipakai untuk oprasional sekretariatan KONI. “Kabarnya para pengurusnya dapat gaji pantes saja membengkak, dari dulu juga namanya pengurus KONI tidak ada gaji,” ungkapnya.
Pemkab Bandung Barat (KBB) memberikan hibah kepada KONI KBB dengan nominal fluktuatif, di mana dana tahun 2025 dilaporkan mencapai sekitar Rp11 miliar, meningkat dari tahun 2023 yang sempat turun ke Rp500 juta. Dana tersebut difungsikan untuk mendukung pembinaan cabang olahraga (cabor) dan operasional organisasi, terutama dalam persiapan kompetisi seperti Porprov 2026. ***
