Bravo Formacib …!!! di Milangkala ke-13

BANDUNG BARAT– Situ Ciburuy saat ini sudah bersolek menjadi tempat wisata yang cukup terjangkau bagi masyarakat. Hamparan danau, menjadikan tempat tersebut, cocok untuk menikmati kuliner atau wisata air.

Ketua Forum Masyarakat Cinta Ciburuy (Formacib), Agus Aje. Ft ist

Wajah Situ Ciburuy saat ini, salah satunya ada campur tangan dari Firum Masyarakat Cinta Ciburuy (Formacib).

Formacib di bawah komando Agus Aje, mengusulkan kepada Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di masa Bupati Bandung Barat, Abubakar, agar segera dilakukan revitalisasi. “Waktu itu belum disetujui dengan pertimbangan kewenangan ada di Pemprov Jabar,” kata Aje, Jumat 10 Juni 2025.

Namun itu tak harus patah arang. Formacib terus aktif dengan gerakan lingkungan membersihkan area Situ Ciburuy yang tidak terawat.

Seiring berjalannya waktu, pergantian kepemimpinan masa Bupati Aa Umbara Sutisna, gayung pun bersambut.

Umbara menyetujui, dan langsung mengusulkan kepada Pemprov Jabar  agar Situ Ciburuy segera direvitalisasi.


“Alhamdulilah pada masa Guburnur Pak Ridwan Kamil revitalisasi Situ Ciburuy pun dilakukan,” kata Aje.

Revitalisasi tahap awal adalah Pembangunan Gerbang Masuk (taman teletabis ) yang dulunya menjadi Terminal Damri Situ Ciburuy- Alun – Alun Bandung.

Kemudian tahap ke dua di bangunan tempat khusus kuliner untuk menopang perekonomian masyarakat sekitar Desa Ciburuy sampai sekarang.

“Walaupun sempat terhenti pembangunan revitalisasi saat Pandemi Covid-19 di awal tahun 2019 – 2020,” ujar Aje.

Pembangunan dilanjut, dan selesai revitalisasi di 2023 dengan menelan anggaran APBD Provinsi Jawa Barat kurang lebih Rp 20 miliar.

Di bulan Juni ini, Formacib genap berusia 13 tahun sejak berdiri tahun 2013. Tentunya di usia tersebut, organisasi di bawah kepemimpinan Agus Aje semakin matang. “Formacib akan terus konsen di kegiatan sosial masyarakat menjaga kelestarian lingkungan,” sebut Aje.

Bekerja dan berkarya merupakan moto dari Formacib. Di hari jadinya, Formacib akan menggelar ruatan yang menjadi simbol kebudayaan tatar Sunda untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan seperti di gaungkan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM). Bravo Formacib…!!! di milangkala ke-13. ***