Ketua DPRD Minta Uji Sampling Air PDAM Tirta Raharja
BANDUNG BARAT– Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi angkat bicara soal keluhahan warga Cililin terkait pelayanan PDAM Tirta Raharja unit pelayanan Cililin. Warga Cilin sejak beberapa pekan ini, mengeluhkan kualitas air yang dikonsumsi.
Mahdi mengatakan, persoalan tersebut harus dilakukan proses quality control berupa sampling pada hasil akhir air, layak tidaknya dikonsumsi masyarakat.
“Proses quality control berupa sampling harus dilakukan instansi independent sebagai ikhtiar untuk mendapatkan hasil objektif,” ujar Mahdi Jumat 22 Mei 2026.
Menurut Mahdi, syarat-syarat baku untuk air konsumsi sudah jelas merujuk pedoman resmi Kementerian Kesehatan seperti parameter fisik meliputi kejernihan, tidak berbau, dan tidak berasa. Selain itu, parameter kimia seperti PH yang harus netral, serta parameter biologi yaitu terbebas dari mikroorganisme berbahaya seperti E. Coli
“Jika hasil pemeriksaan baik, berarti air tersebut layak konsumsi sehingga tidak ada issue terkait kekhawatiran akan kesehatan dan keamanannya,” tutur politisi PKS ini.
Namun, lanjut Mahdi, jika hasil dinyatakan sebaliknya, air tidak layak konsumsi, sehingga penutupan layanan Tirta Raharja unit Cililin adalah keharusan dan urgent untuk menghindari kemadharatan lebih lanjut.
“Adapun terkait layanan kebutuhan air, harus segera diberikan sumber pengganti, jangka pendek dengan distribusi air. Sedangkan jangka panjang melalui pencarian sumber air baru, sejalan itu kewaspadaan di fasilitas kesehatan untuk antisipasi,” pungkasnya. ***
