KNPI KBB Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pasir Langu
BANDUNG BARAT– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan aksi nyatanya.
KNPI KBB menyalurkan bantuan untuk korban longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB, Selasa 27 Januari 2026.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Posko Mts Yabis yang langsung diserahkan oleh Ketua KNPI KBB, Ali Rapli Rapsanjani
berupa beras, mie instan, minyak, air meneral dan lain sebagainya.
“Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat, walaupun mungkin sudah banyak juga yang menyalurkan bantuan,” ujar Ali Rapli Rapsanjani.
Ali mengatakan, KNPI akan selalu hadir untuk berkontribusi pada setiap kegiatan sosial dan kegiatan masyarakat.
“Mudah-mudahan bencana ini segera usai, korban yang hilang juga segera ditemukan dan kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak diberikan ketabahan atas musibah ini,” pungkasnya.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua Harian DPD KNPI KBB juga para pengurus KNPI KBB.
Seperti diketahui, Tim Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan, kembali terjun ke lokasi longsor untuk mencari puluhan korban tertimbun di Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa 27 Januari 2026.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana menyebutkan, pada hari keempat Tim SAR Gabungan, hingga pukul 18.30 WIB telah menemukan 13 body bag atau kantung jenazah korban longsor tersebut.
“Selama dua hari sebelumnya, Tim menemukan 25 body bag sehingga totalnya per hari ketiga berjumlah 387 body bag,” katanya.
Tim Gabungan, selama tiga hari ini fokus mencari korban yang belum ditemukan berdasarkan laporan Kepala Desa Pasirlangu, bahwa banyak rumah warga terdampak ketika longsor.
Selanjutnya, hasil temuan tersebut diserahkan ke Disaster Victim Identification (DVI) Jabar untuk diproses identifikasi lebih lanjut.
Ia juga mengatakan, jumlah korban yang masih dalam pencarian diperkirakan lebih kurang 42 orang. Proses pencarian terus dilakukan hingga sore hari dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan. ***
