LASQI Bandung Barat Dikukuhkan, Seni Qasidah Didorong Jadi Penguat Budaya Islami

BANDUNG BARAT — Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bandung Barat akan menggelar pelantikan dan pengukuhan kepengurusan masa bakti 2025–2030, Jumat (25/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat eksistensi seni dan budaya Islam di Kabupaten Bandung Barat, sekaligus mempererat silaturahmi antara pengurus LASQI dengan unsur pemerintah daerah, Forkopimda, para camat, serta jajaran organisasi LASQI Jawa Barat.


Pelantikan dan pengukuhan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB di Gedung B Lantai 4 PUPR, Kompleks Pemda Kabupaten Bandung Barat.


Acara ini digelar atas prakarsa Steering Committee (SC) LASQI Kabupaten Bandung Barat dengan mengundang sejumlah unsur penting pemerintahan dan organisasi terkait.


Dalam undangan resmi kegiatan tersebut, pelantikan dan pengukuhan disebut sebagai bagian dari upaya memberikan dukungan dan motivasi bagi kemajuan seni budaya Islam di Kabupaten Bandung Barat.


“Sebagai dukungan dan motivasi bagi kemajuan seni budaya Islam di Kabupaten Bandung Barat di masa yang akan datang,” demikian salah satu bagian undangan kegiatan tersebut.


Kegiatan juga dirangkaikan dengan silaturahmi bersama jajaran pengurus LASQI, Forkopimda, serta para camat se-Kabupaten Bandung Barat.


Sejumlah tokoh dan pejabat turut diundang dalam agenda tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua Umum LASQI Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Ketua DPRD beserta anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, serta unsur Forkopimda.


Selain itu, turut diundang jajaran Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, pengurus DPW LASQI Jawa Barat, serta pengurus DPD LASQI kabupaten/kota se-Jawa Barat.


Kepengurusan LASQI Bandung Barat masa bakti 2025–2030 diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan seni qasidah, tetapi juga mampu menjaga dan mengembangkan seni budaya bernuansa Islami di tengah masyarakat.


Pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat pembinaan seni qasidah dan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Bandung Barat. ***