Family Gathering Persis-Persistri Regol Perkuat Sinergi Jam’iyyah dan Semangat Dakwah

BANDUNG BARAT – Memperkuat dakwah tidak cukup hanya melalui ceramah dan kegiatan formal organisasi. Kebersamaan, keteladanan, serta sinergi keluarga juga menjadi fondasi penting dalam menjaga soliditas jam’iyyah.

Semangat itulah yang dibangun Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Islam (Persis) dan Persatuan Islam Istri (Persistri) Regol melalui kegiatan Family Gathering dan Team Work di Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Membangun Kebersamaan” tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad, 10–11 Oktober 2026, di kawasan wisata Curug Tilu Leuwi Opat dan Villa Amaya, Parongpong. Sekitar 75 peserta dari anggota dan keluarga besar jam’iyyah turut ambil bagian.

Ketua PC Persis Regol Kota Bandung, Drs. H. Sofwan Sutisna, M.M., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kekompakan organisasi, sekaligus memperkuat sinergi Persis dan Persistri dalam menjalankan misi dakwah.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kebersamaan, saling mengenal lebih dekat, dan memperkuat kerja sama. Persis dan Persistri harus terus bersinergi agar dakwah dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sofwan, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, soliditas organisasi tidak hanya dibangun melalui rapat dan program kerja, tetapi juga melalui interaksi yang memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian antaranggotanya.

Dakwah Bukan Sekadar Ceramah

Dalam penyampaian materi, peserta diingatkan agar senantiasa menjaga persatuan dan berpegang teguh pada ikatan jam’iyyah. Pesan tersebut sejalan dengan kandungan Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 103 yang mengajarkan umat Islam untuk berpegang teguh pada tali Allah dan tidak bercerai-berai.

Sofwan menegaskan, kegiatan family gathering bukan sekadar rekreasi atau mengisi waktu luang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar membangun kekuatan organisasi melalui kebersamaan, kedisiplinan, dan keteladanan.

Menurutnya, dakwah dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk sikap, perilaku, serta penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebersamaan ibu-ibu Persistri yang menjaga busana muslimah dan menutup aurat, termasuk menggunakan kaus kaki, menjadi contoh bahwa dakwah dapat disampaikan melalui perbuatan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap anggota memiliki peran dalam perjuangan dakwah sesuai kemampuan dan kapasitas masing-masing. Tidak boleh ada anggapan bahwa hanya mereka yang tampil di depan atau menyampaikan ceramah yang berkontribusi terhadap perkembangan jam’iyyah.

“Sekecil apa pun kontribusi tersebut, termasuk memberikan contoh perilaku yang baik, tetap menjadi bagian dari ikhtiar dakwah,” katanya.

Kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari syiar Islam. Melalui suasana yang tertib, kompak, dan penuh persaudaraan, keluarga besar Persis dan Persistri dapat menunjukkan bahwa organisasi bukan hanya wadah perjuangan, tetapi juga ruang untuk saling mendukung dan menguatkan.

Bangun Kekompakan, Perkuat Peran Keluarga

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan keberangkatan peserta menuju Curug Tilu Leuwi Opat. Agenda kemudian dilanjutkan dengan materi tentang solidaritas organisasi dan team work yang semula direncanakan disampaikan Ustaz Agus Priatna dari PD Persis Kota Bandung.

Namun, karena kondisi kesehatan yang bersangkutan tidak memungkinkan untuk hadir, materi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PC Persis Regol, Ustaz Sofwan Sutisna.

Peserta selanjutnya mengikuti kegiatan alam, bermain air di kawasan Curug Tilu, beristirahat, melaksanakan salat berjamaah, makan bersama, serta mengikuti permainan kelompok untuk membangun kekompakan dan kerja sama.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan salat berjamaah dan penyampaian materi bertema “Sinergi Keluarga dalam Jam’iyyah Persis” oleh H. Sofwan Sutisna dan Ustaz Nanang.

Materi tersebut menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menunjang aktivitas organisasi dan perjuangan dakwah. Keluarga yang saling menguatkan dinilai menjadi salah satu penopang penting bagi anggota agar dapat menjalankan amanah jam’iyyah secara berkelanjutan.

Memasuki hari kedua, Ahad (11/10/2026), peserta mengawali kegiatan dengan salat Subuh berjamaah, tausiyah, dan olahraga pagi.

Sebelum mengikuti tea walk di kawasan Kebun Teh Sukawana, peserta mendapat sambutan dari Penasihat PC Persis Regol, Ustaz Ihsan Setyadi Latif dan Ustaz Iman Setiawan Latif.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan jalan santai menikmati kawasan perkebunan teh, sebelum seluruh peserta kembali ke vila untuk persiapan check-out, penutupan, dan pelepasan.

Kebersamaan Menjadi Modal Perjuangan
Di tengah kesibukan pekerjaan, usaha, dan aktivitas keluarga, keikutsertaan para peserta menjadi bentuk komitmen untuk terus menjaga hubungan persaudaraan sekaligus memperkuat organisasi.

Melalui kegiatan ini, PC Persis dan Persistri Regol berharap hubungan antaranggotanya semakin erat, koordinasi organisasi semakin solid, serta sinergi antara keluarga dan jam’iyyah semakin kuat.

Pada akhirnya, kebersamaan bukan sekadar tujuan sebuah pertemuan, melainkan modal untuk menjaga keberlanjutan perjuangan.

Dengan ukhuwah yang terpelihara dan kerja sama yang semakin kokoh, dakwah diharapkan dapat terus berkembang serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Infokom Regol). ***