Perkuat Pertanian Saguling, Kelompok Tani Terima Bantuan Alsintan
BANDUNG BARAT — Dukungan sarana pertanian menjadi salah satu kebutuhan penting untuk meningkatkan produktivitas petani.
Di Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Anggota DPR RI Komisi IV, Rajiv, mendapat apresiasi dari kalangan kelompok tani.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tina Tani Desa Cipangeran, Indra Tri, menyampaikan terima kasih atas bantuan alsintan yang disalurkan kepada kelompok tani se-Kecamatan Saguling.
Bantuan tersebut meliputi traktor, mesin pompa air, serta sejumlah peralatan pendukung pertanian lainnya.
Penyerahan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, dengan disaksikan Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian Heru Budi Purnomo, Camat Saguling, dan sejumlah pihak terkait.
Bagi petani, keberadaan alsintan bukan sekadar tambahan fasilitas. Sarana tersebut diharapkan mampu mempercepat pengolahan lahan, membantu memenuhi kebutuhan pengairan, serta mengurangi beban kerja petani dalam menjalankan usaha tani.
Indra Tri menilai, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan petani yang selama ini membutuhkan dukungan sarana untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi.
“Bantuan alsintan ini bukan sekadar bantuan sarana pertanian, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan terhadap perjuangan para petani dalam menjaga ketahanan pangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rajiv atas dukungan yang diberikan kepada kelompok tani di Kecamatan Saguling,” ujar Indra Tri.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan petani. Ketersediaan sarana produksi, dukungan pemerintah, serta perhatian para wakil rakyat juga diperlukan agar kegiatan pertanian dapat berjalan lebih optimal.
Traktor, misalnya, diharapkan membantu mempercepat pengolahan lahan. Sementara itu, mesin pompa air dapat menunjang kebutuhan pengairan sesuai kondisi dan kebutuhan lahan pertanian.
Meski demikian, Indra menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan secara tepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh kelompok tani penerima.
Pengelolaan alsintan secara bersama, disertai perawatan yang baik, menjadi salah satu kunci agar fasilitas tersebut tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menunjang kegiatan pertanian secara berkelanjutan.
Ia berharap perhatian terhadap sektor pertanian terus berlanjut, terutama dalam menjawab kebutuhan nyata petani di lapangan. Dengan dukungan sarana yang memadai, kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat kemandirian usaha tani.
Gapoktan Tina Tani juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, wakil rakyat, dan kelompok tani agar program bantuan pertanian benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Bagi petani di Saguling, bantuan alsintan ini diharapkan menjadi modal penting untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendorong kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian. ***
