Jalan Kolonel Masturi Ditutup Malam Ini Pukul 20.00, Pengendara ke Lembang Dialihkan Lewat Manoko
BANDUNG BARAT — Pengguna jalan yang melintasi Jalan Kolonel Masturi, khususnya di kawasan Alam Sejuk dan Imah Seniman, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), perlu mengatur kembali perjalanan pada Kamis (22/10/2026) malam.
Pasalnya, ruas jalan tersebut akan ditutup sementara mulai pukul 20.00 hingga 24.00 WIB sehubungan dengan pekerjaan pembangunan jembatan di kawasan tersebut.
Berdasarkan pemberitahuan yang beredar, penutupan diberlakukan pada titik pekerjaan di Jalan Kolonel Masturi. Pengendara yang hendak menuju Lembang diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Manoko.
Penutupan selama empat jam tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama pengendara yang biasa menggunakan jalur Kolonel Masturi untuk perjalanan menuju Lembang maupun wilayah sekitarnya.
Pengguna jalan diimbau mengantisipasi perubahan rute agar perjalanan tidak terhambat akibat penutupan di sekitar lokasi pembangunan jembatan.
Pembangunan Jembatan Sempat Tertunda
Sebelumnya, rencana perbaikan dan pelebaran jembatan di sekitar Imah Seniman, Kampung Karamat, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, sempat menjadi perhatian publik.
Dikutip dari pemberitaan PRFM News pada 3 September 2026, Jalan Kolonel Masturi direncanakan ditutup untuk mendukung pekerjaan perbaikan jembatan yang diperkirakan berlangsung sekitar dua bulan.
Namun, pelaksanaan penutupan sempat mengalami penundaan. Dalam pemberitaan Ayo Bandung pada 23 September 2026, polisi menyebut pekerjaan belum dimulai dan kepastian jadwal pelaksanaan masih menunggu informasi dari pihak pelaksana proyek.
Kini, berdasarkan pemberitahuan terbaru yang diterima, penutupan sementara kembali dijadwalkan pada Kamis malam untuk mendukung pekerjaan pembangunan jembatan.
Pengendara Diminta Perhatikan Jalur Alternatif
Jalan Manoko menjadi jalur alternatif yang diarahkan bagi pengguna jalan menuju Lembang selama penutupan berlangsung.
Meski demikian, pengendara perlu tetap berhati-hati karena karakteristik jalan di kawasan perbukitan Lembang memiliki sejumlah ruas yang relatif sempit dan menanjak.
Dalam pemberitaan sebelumnya, kepolisian juga mengingatkan bahwa penggunaan jalur alternatif perlu mempertimbangkan jenis dan dimensi kendaraan. Kendaraan besar seperti bus dan truk tidak disarankan melewati jalur alternatif yang memiliki keterbatasan lebar jalan.
Pengendara sebaiknya memperhatikan rambu-rambu pengalihan arus serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Masyarakat yang hendak bepergian pada malam hari juga disarankan mengatur waktu keberangkatan dan memilih rute perjalanan sebelum mendekati lokasi pekerjaan.
Penutupan dijadwalkan berlangsung hingga pukul 24.00 WIB. Pengguna jalan diharapkan tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi pengaturan lalu lintas selama pembangunan jembatan berlangsung. ***
