Batujajar Barat Rebut Piala Bergilir Karnaval Kecamatan Batujajar, Buah Gotong Royong dan Kebersamaan Warga



BATUJAJAR BARAT – Desa Batujajar Barat kembali menorehkan prestasi. Kali ini, desa tersebut berhasil merebut piala bergilir Karnaval Kecamatan Batujajar, yang sebelumnya berada di tangan Desa Giriasih sebagai juara pada penyelenggaraan sebelumnya.


Serah terima piala berlangsung antarkepala desa dalam acara panggung hiburan masyarakat yang digelar Kecamatan Batujajar di Lapangan Bola Carik, Senin malam (17/8/2026).


Kemenangan Batujajar Barat bukan sekadar soal membawa pulang sebuah piala. Di balik prestasi tersebut, ada kerja keras, kekompakan dan semangat gotong royong warga yang sejak awal bahu-membahu mempersiapkan penampilan terbaik untuk membawa nama desa.


Karnaval Kecamatan Batujajar memang menjadi ruang bagi setiap desa untuk menunjukkan kreativitas, seni, budaya dan potensi masyarakat. Sebelum tampil di tingkat kecamatan, masing-masing desa terlebih dahulu melakukan seleksi dan mempersiapkan kreasi terbaiknya.


Bagi Batujajar Barat, proses tersebut menjadi perjalanan bersama. Warga rela meluangkan waktu, tenaga dan pikiran. Bahkan, tidak sedikit yang mengeluarkan biaya pribadi demi memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal.


Kepala Desa Batujajar Barat, Erfan Hariawan, S.H., yang akrab disapa Mas Erfan, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berjuang bersama.


“Alhamdulillah, juara ini adalah persembahan dari masyarakat Batujajar Barat sendiri yang cinta dengan desanya. Saya sangat mengapresiasi masyarakat tercinta yang rela bersusah payah, begadang, mengeluarkan peluh dan keringat, bahkan menggunakan dana pribadi demi suksesnya penyelenggaraan dua tahunan ini,” ujar Mas Erfan.


Menurutnya, kemenangan tersebut jangan hanya dimaknai sebagai kebanggaan karena berhasil meraih piala. Lebih dari itu, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sebuah desa akan memiliki kekuatan besar ketika masyarakatnya mampu bersatu dan bekerja bersama.


Karnaval Jadi Ruang Belajar Gotong Royong
Karnaval bukan hanya tentang penampilan di atas panggung. Ada proses panjang yang mengajarkan banyak hal, terutama kepada generasi muda.


Mulai dari membangun komunikasi, membagi tugas, menghargai perbedaan pendapat, bekerja sama hingga bertanggung jawab terhadap tujuan bersama. Semua itu menjadi bagian penting dari proses yang akhirnya melahirkan sebuah prestasi.


Karena itu, semangat yang tumbuh selama persiapan karnaval diharapkan tidak berhenti setelah acara selesai. Justru, kebersamaan tersebut harus terus dibawa dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.


Mas Erfan menegaskan, hal paling penting yang harus dipertahankan masyarakat Batujajar Barat bukan hanya tradisi mengikuti karnaval, tetapi jiwa gotong royong dan kekompakan warga.


“Hal yang harus kita jaga adalah jiwa gotong royong dan kebersamaan. Tetap solid di Batujajar Barat ini,” tegasnya.


Semangat tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat akan lebih mudah dihadapi, mulai dari kegiatan sosial, kebersihan lingkungan, kepemudaan, kebudayaan hingga pembangunan desa.


Piala boleh bergilir dari satu desa ke desa lainnya. Namun, semangat gotong royong dan kebersamaan jangan sampai ikut berganti.


Prestasi Batujajar Barat kali ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat untuk terus berkarya, menjaga kekompakan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap desa.


Sebab pada akhirnya, kemenangan terbesar bukan hanya ketika sebuah piala berhasil diraih, tetapi ketika masyarakat mampu membuktikan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama sebuah desa. ***