Tingkatkan Skill Digital, UMKM Binaan Rumah Zakat Belajar Canva
BANDUNG BARAT— Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Kemampuan memasarkan usaha melalui media digital juga menjadi kunci agar produk dikenal lebih luas dan mampu bersaing.
Hal inilah yang coba didorong Rumah Zakat bersama OK OCE Peduli melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan keterampilan digital bagi UMKM binaan.
Kegiatan digelar di Bank Sampah Pangauban Berkah Berseri, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (15/8). Sebanyak 10 pelaku UMKM mengikuti pelatihan yang difokuskan pada pemanfaatan aplikasi Canva untuk kebutuhan promosi usaha.
Para peserta diajarkan membuat berbagai materi promosi, mulai dari poster, katalog sederhana, foto produk hingga konten untuk media sosial.
Pelatihan disampaikan M. Iqbal, Owner Percetakan Izdihaar99. Peserta tidak hanya dikenalkan pada fitur Canva, tetapi juga diarahkan agar mampu membuat konten promosi sendiri dengan tampilan yang lebih menarik dan profesional.
Bukan Sekadar Membuat Konten
Kemampuan menggunakan aplikasi desain bukan semata-mata soal membuat gambar yang bagus. Bagi pelaku UMKM, keterampilan tersebut dapat menjadi bagian penting dalam membangun identitas usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.
Di era digital, ponsel sering menjadi tempat pertama konsumen mengenal sebuah produk. Karena itu, foto, harga, informasi produk hingga cara menyampaikan pesan menjadi bagian penting dalam menarik calon pembeli.
Produk yang bagus perlu didukung komunikasi yang baik. Konten yang sederhana, jelas, jujur dan konsisten justru bisa menjadi kekuatan untuk membangun kepercayaan pelanggan.
Salah seorang peserta, Selvi, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, Canva cukup mudah digunakan sehingga bisa membantu membuat tampilan produk menjadi lebih menarik.
“Aplikasinya cukup mudah digunakan. Jadi foto produk tidak monoton, bisa diedit supaya lebih menarik,” ujar Selvi.
Modal Usaha Dibarengi Peningkatan Kapasitas
Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan pelatihan digital. Rumah Zakat bersama OK OCE Peduli juga menyalurkan bantuan modal usaha dan bantuan wirausaha kepada peserta program.
Pendekatan ini dinilai penting karena pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan modal. Pelaku usaha juga membutuhkan pengetahuan dan keterampilan agar bantuan yang diterima dapat berkembang menjadi usaha yang lebih produktif.
Kemampuan mengelola usaha, memasarkan produk, membaca kebutuhan konsumen hingga memanfaatkan teknologi menjadi faktor penting agar usaha dapat terus berjalan dan berkembang.
Salah seorang penerima manfaat, Tumini, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Banyak terima kasih kepada para donatur yang sudah cukup membantu peningkatan usaha saya. Alhamdulillah, sekarang ada kompor tambahan, jadi untuk memasak gorengan yang dijual bisa menggunakan kompor tersendiri dan tidak bergantian dengan kebutuhan dapur,” ungkapnya.
Bagi Tumini, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, tambahan peralatan produksi itu bisa memberikan manfaat langsung dalam menjalankan usaha sehari-hari.
Ke depan, peningkatan kapasitas produksi juga perlu diikuti dengan pengelolaan keuangan, pencatatan usaha, peningkatan kualitas produk serta strategi pemasaran yang lebih baik.
UMKM Naik Kelas Dimulai dari Mau Belajar
Program pendampingan seperti ini menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM membutuhkan proses yang berkelanjutan.
Pelaku usaha bukan hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga kesempatan untuk belajar, mencoba, mengevaluasi dan mengembangkan usahanya.
Rumah Zakat bersama OK OCE Peduli mendorong UMKM binaan agar semakin mandiri melalui kombinasi bantuan usaha dan peningkatan kapasitas.
Bagi pelaku UMKM, langkah menuju digitalisasi tidak harus dimulai dari sesuatu yang rumit. Menguasai aplikasi sederhana seperti Canva, mampu menampilkan foto produk dengan baik, menulis informasi secara jelas dan konsisten memanfaatkan media sosial sudah menjadi langkah awal untuk membuka pasar yang lebih luas.
Pada akhirnya, UMKM yang kuat bukan sekadar UMKM yang menerima bantuan. Lebih dari itu, UMKM yang kuat adalah mereka yang mampu mengubah bantuan menjadi produktivitas, keterampilan menjadi peluang, dan peluang menjadi kemandirian ekonomi.**
#OKOCEPeduli #RumahZakat #BantuanWirausaha #UMKMBerdaya #UMKMNaikKelas #DigitalisasiUMKM
