Piala Kades Batujajar Barat: RW 16 Juara Lewat Adu Penalti di Tengah Guyuran Hujan



BATUJAJAR BARAT — Gelaran Piala Kades Batujajar Barat yang mempertemukan pengurus RT dan RW se-Desa Batujajar Barat mencapai partai puncak, Rabu (19/8/2026).


Final antara RW 12 dan RW 16 berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui adu penalti. RW 16 akhirnya keluar sebagai juara.


Hujan yang mengguyur lapangan tak menyurutkan semangat pemain maupun warga. Penonton tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.


Kemeriahan pertandingan juga berdampak positif bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil. Salah satunya Mamah Sinta, pedagang asongan yang menjual gorengan dan cilok. Dagangannya laris hingga habis terjual.


“Alhamdulillah, semoga acara seperti ini tiap tahun tetap diadakan Pak Kades,” ujarnya.


Di tengah pertandingan, Kepala Desa Batujajar Barat Erfan Heryawan, S.H. turut berbaur dengan warga. Ia bahkan ikut membagikan cilok dan jajanan kepada penonton.


Menurut Erfan, kompetisi tersebut bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga.


“Pertandingan ini bukan hanya sekadar menang ataupun kalah, tetapi sarana keakraban dan silaturahmi seluruh pengurus RT dan RW, karang taruna, elemen pemerintahan desa dengan masyarakat di lingkungan Batujajar Barat,” kata Erfan.


Ia menegaskan, semangat sportivitas harus tetap dijaga. Kemenangan tidak boleh memecah persaudaraan, sementara kekalahan harus diterima dengan lapang dada.


Sementara itu, Asep Herna dari RW 16 berharap kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk menjaga kekompakan masyarakat.


“Ini merupakan kemenangan yang semoga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk saling mendukung dan menjaga soliditas seluruh elemen pengurus RT dan RW,” ujarnya.


Gelaran Piala Kades Batujajar Barat pun tidak hanya melahirkan juara. Kegiatan tersebut turut memperkuat silaturahmi, sportivitas, gotong royong, sekaligus menggerakkan ekonomi warga.


Pada akhirnya, piala memang jatuh ke tangan RW 16. Namun, kemenangan terbesar adalah ketika kebersamaan warga tetap terjaga. ***