Di Ruang Vintage Itu, Berita Mengalir Bersama Lagu Jadul

CIMAHI – Ada sesuatu yang berbeda dari ruang kerja RagamDaerah.com. Bukan sekadar meja, komputer, dan tumpukan pekerjaan. Di ruangan ini, masa lalu seperti sengaja diajak duduk bersama masa kini.
Alunan lagu lawas “Gelas-Gelas Kaca” mengalir pelan, menghadirkan suasana hangat sekaligus menenangkan.

Lagu itu diputar dari sebuah radio tape keluaran era 1990-an yang masih setia menemani aktivitas.

Dinding bata merah ekspos menjadi latar utama. Warna tanahnya menghadirkan kesan hangat, berpadu dengan perabot kayu yang membuat ruangan terasa semakin teduh.

Di salah satu sudut, sebuah televisi berwarna berukuran 14 inci keluaran era 1980-an masih menjadi bagian dari dekorasi—dan yang menarik, televisi jadul itu masih berfungsi.

Meja kerja berbahan jati berdiri kokoh. Di sanalah berbagai berita dirangkai, ditulis, dan disuguhkan untuk masyarakat melalui layar digital RagamDaerah.com.

Teknologi boleh berubah cepat. Berita boleh berpindah dari kertas ke layar. Namun, suasana kerja tak harus kehilangan kehangatan.

Di atas meja dan rak, berbagai benda lama seolah menjadi pengingat bahwa setiap zaman memiliki ceritanya sendiri. Buku-buku tersusun rapi, sementara miniatur kendaraan, lampu meja bergaya klasik, serta ornamen kayu menambah karakter ruangan.

Dua lukisan yang tergantung di dinding seakan menjadi jendela menuju masa lalu. Di antaranya terdapat sebuah jam bergaya jadul yang terus berdetak, menemani setiap proses kreatif di ruangan tersebut.

Tak ketinggalan, hiasan burung Garuda dari kayu jati ikut memberi sentuhan khas Indonesia. Sederhana, tetapi berkelas.

Inilah ruang kerja RagamDaerah.com: tempat berita masa kini diramu dalam suasana masa lalu.

Di antara suara radio tape, detak jam, aroma kayu, dan dinding bata merah, berita-berita tentang daerah ditulis.

Sebab terkadang, untuk menghadirkan cerita yang hangat kepada pembaca, kita memang perlu bekerja di ruang yang juga punya cerita.
RagamDaerah.com — menulis hari ini, dengan rasa yang tak lekang oleh zaman. ***