Semarak Seni Budaya Kertamukti, Kang Obing Ajak Generasi Muda Berkarya dan Siap Maju di Pilkades 2027

BANDUNG BARAT — Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap seni budaya Sunda kembali menggeliat di tengah masyarakat Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Beragam kesenian tradisional dan hiburan musik memeriahkan kegiatan yang digelar pada Rabu, 2 September 2026. Acara berlangsung sejak pagi hingga malam dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Penonton bahkan membludak memadati lokasi kegiatan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkumpul, berkarya sekaligus menjaga kesenian daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Tokoh Pemuda Kertamukti, Sobirin atau yang akrab disapa Kang Obing, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan. Menurutnya, seni dan budaya dapat menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda.

“Generasi muda harus memiliki ruang untuk berkarya. Seni dan budaya bisa menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus menjauhkan anak-anak muda dari kegiatan yang tidak produktif,” ujar Kang Obing.

Semarak kegiatan diawali dengan Lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pesta lampu dan berbagai pertunjukan seni khas Sunda. Sejumlah kesenian yang tampil antara lain Reog Ema-Ema, Calung, Pencak Silat, Jaipongan, organ tunggal Sunda, serta pertunjukan Derus Putra Mekar.

Berbagai grup seni dan seniman putra daerah Kertamukti turut ambil bagian, di antaranya Mang Tardi Grup, Dayes Grup, Reog Ema-Ema dan Calung. Kegiatan seni dan hiburan tersebut berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 16.00 WIB.
Semarak acara kemudian berlanjut pada malam hari mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Penampilan Gosreks Music serta bintang tamu Oni Aprak semakin membuat suasana meriah.
Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan Generasi Muda-Mudi Kampung Cikokosan RW 02 serta Sanggar Seni Putri Tunggal yang dipimpin Cici Anjani.

Bagi Kang Obing, tampilnya berbagai kesenian asli daerah menjadi bukti bahwa Kertamukti memiliki potensi seni dan kreativitas yang patut terus dikembangkan.

“Budaya Sunda seperti Reog Ema-Ema, Calung, Pencak Silat, Jaipongan dan kesenian lainnya harus terus dilestarikan. Ini semua merupakan bagian dari identitas dan kebanggaan putra daerah Kertamukti,” katanya.

Deklarasi Siap Maju Pilkades 2027

Di tengah semarak kegiatan tersebut, Kang Obing juga menyampaikan pernyataan politiknya. Ia mendeklarasikan diri dan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai kepala desa pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2027.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat yang hadir. Namun, Kang Obing menegaskan bahwa semangatnya untuk maju tidak terlepas dari keinginannya untuk ikut berkontribusi dalam membangun Kertamukti.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan masyarakat antusias. Mudah-mudahan kebersamaan seperti ini terus terjaga. Saya menyatakan siap untuk ikut dalam kontestasi Pilkades 2027,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pemberdayaan masyarakat, generasi muda, seni, budaya dan kegiatan sosial.

Ia berharap generasi muda Kertamukti tidak kehilangan jati diri di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
“Cintai dan ciptakan generasi muda-mudi yang kreatif, berbudaya dan memiliki semangat kebersamaan,” pesannya.

Dengan perpaduan seni tradisional Sunda, musik dan kreativitas anak muda, kegiatan di Kertamukti diharapkan menjadi ruang positif yang mampu melahirkan generasi muda yang aktif, kreatif dan bangga terhadap budaya daerahnya.

Semarak Kertamukti bukan sekadar panggung hiburan, tetapi menjadi gambaran bahwa budaya lokal masih memiliki tempat kuat di hati masyarakat. ***