Jalan Kolonel Masturi Lembang Ditutup Total 14 September, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

BANDUNG BARAT — Pengendara yang biasa melintasi Jalan Kolonel Masturi (Kolmas), kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, harus bersiap mencari jalur alternatif.

Jalan Kolonel Masturi akan ditutup total dari kedua arah mulai Senin, 14 September hingga 19 November 2026. Penutupan dilakukan karena adanya pekerjaan pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penutupan berlaku untuk seluruh kendaraan selama pekerjaan berlangsung. Dengan demikian, kendaraan dari arah Lembang maupun Cisarua tidak dapat melintas di jalur Kolmas selama proyek berjalan.

Untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan, pengendara dari kawasan Lembang menuju Cisarua maupun sebaliknya diarahkan menggunakan sejumlah jalur alternatif.

Salah satu jalur yang dapat digunakan adalah melalui Parongpong atau Graha Puspa.

Sementara kendaraan yang menuju kawasan Ledeng dan Cisarua dapat menggunakan Jalan Sersan Bajuri.

Khusus kendaraan besar, pengendara disarankan menggunakan jalur arteri utama melalui Kota Bandung atau Cimahi guna menghindari jalur alternatif yang memiliki keterbatasan kapasitas.

Sementara itu, jalur Gombong juga mengalami pekerjaan pengecoran sehingga tidak dapat sepenuhnya digunakan sebagai alternatif.

Berdasarkan rencana pengaturan lalu lintas, jalur tersebut diperkirakan mulai dapat dilalui kendaraan roda dua sekitar 16 September 2026.

Pengaturan lalu lintas akan dilakukan selama masa pekerjaan. Petugas dari Polsek Lembang dan Polsek Cisarua, bersama petugas lalu lintas dan Dinas Perhubungan, akan ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu mengarahkan pengguna jalan.

Beberapa titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas di antaranya Jalan Beatrik, jalan menuju Kramat, serta akses Gerbang Graha Puspa.

Pihak terkait mengimbau masyarakat agar memperhitungkan waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif sebelum berangkat. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan untuk mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas.

Pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan tersebut ditargetkan berlangsung hingga 19 November 2026.

Namun, fungsi jalan direncanakan dapat kembali normal secara bertahap setelah pekerjaan memasuki tahapan yang memungkinkan kendaraan kembali melintas.

Masyarakat diimbau bersabar selama proses pembangunan berlangsung karena pekerjaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kondisi dan fungsi infrastruktur jalan di kawasan Kolonel Masturi.

Catatan untuk pengendara: Selama penutupan berlangsung, sebaiknya hindari Jalan Kolonel Masturi dan periksa kondisi jalur alternatif sebelum melakukan perjalanan, terutama pada jam sibuk. ***