FWMO KBB Resmi Berdiri, Anne Nurgusari Pimpin Organisasi Wartawan Media Online


BANDUNG BARAT – Forum Wartawan Media Online (FWMO) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi berdiri dan mendeklarasikan kepengurusan pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Anne Nurgusari dipercaya sebagai Ketua Umum, Vicky Nugraha sebagai Sekretaris, dan Dudung Durahman sebagai Bendahara.


Deklarasi dan pengesahan FWMO berlangsung di Ballroom Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) lantai 4.

Kegiatan tersebut disaksikan Bupati Bandung Barat serta sejumlah perwakilan instansi, di antaranya Dinas Kominfotik, Kesbangpol, Forum Camat, Apdesi dan Polres Cimahi.


FWMO sebelumnya digagas dan dilahirkan pada 20 Agustus 2026 oleh Asep Saepudin yang akrab disapa Atek, Asep Dedi Setiawan atau Ucok, bersama sejumlah pimpinan redaksi dan wartawan yang bertugas di Kabupaten Bandung Barat.


Ketua Umum FWMO KBB Anne Nurgusari menegaskan, organisasi tersebut dibentuk sebagai wadah silaturahmi dan memperkuat solidaritas insan pers, bukan sebagai arena persaingan antarmedia.


“FWMO adalah wadah bagi insan pers untuk bersilaturahmi, bukan ajang persaingan maupun bersaing dengan siapa pun. Mari kita bersinergi menyajikan pemberitaan yang independen berdasarkan fakta dan realita,” kata Anne.


Menurutnya, media memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Karena itu, FWMO juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha dan masyarakat.


“Awak media memiliki fungsi sebagai kontrol sosial dan harus menjunjung tinggi kebenaran. Media juga merupakan mitra pemerintah, TNI, Polri, swasta dan masyarakat,” tegasnya.


Deklarasi FWMO dihadiri sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai unsur media, baik online, cetak maupun elektronik.


Sementara itu, pendiri FWMO Asep Saepudin mengatakan, kepengurusan FWMO telah disahkan melalui Surat Keputusan Nomor 001/FWMO-KBB/IX/2026 tentang Kepengurusan FWMO.


Asep menegaskan, pembentukan organisasi tersebut telah melalui proses dan pertimbangan bersama para pendiri.


“Sebagai pendiri, saya mengesahkan dan mendeklarasikan forum ini berdasarkan kesepakatan para pendiri. Kami melihat para pengurus FWMO merupakan orang-orang yang berkompeten di bidangnya dan mampu menjalankan roda organisasi untuk kepentingan bersama, pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.


Di tempat yang sama, Dewan Pembina FWMO H. Dedi Koesnadi yang akrab disapa Abah Dedi mengapresiasi terlaksananya deklarasi dan pengesahan organisasi tersebut.


Ia berpesan agar seluruh pengurus menjaga soliditas dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.


“Saya berpesan kepada seluruh pengurus agar tetap solid. Jika ada persoalan, sekecil apa pun, mari duduk bersama dan menyelesaikannya dengan baik. Kita harus menjaga nama baik FWMO,” katanya.


Menurutnya, deklarasi bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan panjang organisasi.


“FWMO jangan hanya berhenti pada pelantikan atau deklarasi. Perjalanan masih panjang. Mudah-mudahan ke depan FWMO semakin solid dan sukses,” pungkasnya. (Red)