Jelang Kick Off Hari Desa dan Liga Desa, Pemkab Bandung Barat Matangkan Pengamanan dan Antisipasi Massa
BANDUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai mematangkan berbagai persiapan untuk memastikan pembukaan Hari Desa Tahun 2027 dan Liga Desa Tahun 2026–2027 berjalan aman, tertib dan lancar.
Langkah tersebut dilakukan menyusul potensi tingginya antusiasme masyarakat yang diperkirakan memadati lokasi acara.
Pemkab KBB bahkan secara khusus menggelar rapat koordinasi kesiapan yang melibatkan jajaran perangkat daerah, aparat keamanan hingga pemerintahan desa.
Rapat koordinasi akan dipimpin langsung Wakil Bupati Bandung Barat dan dijadwalkan berlangsung Kamis, 8 Oktober 2026, pukul 15.00 WIB di Kantor Kecamatan Cikalong Wetan.
Agenda tersebut menjadi penting karena pembukaan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, mulai pukul 13.00 WIB di Lapangan Panglejar, Jalan Panglejar, Desa Cisomang Barat, Kecamatan Cikalong Wetan.
Dalam surat undangan yang diterbitkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Pemkab menegaskan perlunya kesiapan menyeluruh, terutama dari sisi teknis pelaksanaan, manajemen risiko dan skema pengamanan di lokasi.
“Mengingat tingginya potensi antusiasme masyarakat dan massa penonton yang akan hadir dari berbagai desa, maka diperlukan kesiapan matang baik dari aspek teknis pelaksana, manajemen risiko, maupun skema pengamanan di lokasi,” demikian salah satu poin dalam surat tersebut.
Tak main-main, koordinasi tersebut melibatkan sejumlah unsur strategis. Mulai dari Sekretaris Daerah, Kapolres Cimahi, Dandim 0609 Cimahi, para asisten daerah, hingga kepala perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan kebutuhan kegiatan.
OPD yang dilibatkan antara lain DPMD, Dinas Perhubungan, Dispora, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, PUTR, Diskominfo, Kesbangpol serta sejumlah perangkat daerah lainnya.
Keterlibatan lintas sektor itu menunjukkan bahwa Pemkab KBB tidak ingin pembukaan Hari Desa dan Liga Desa hanya berhenti pada seremoni.
Aspek keamanan, keselamatan peserta dan penonton, kelancaran lalu lintas, pelayanan kesehatan hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat menjadi bagian yang harus dipastikan sejak awal.
Pemkab juga meminta kepala OPD yang masuk dalam Tim Panitia Pelaksana Liga Desa 2026–2027 untuk hadir secara langsung dalam rapat koordinasi.
“Mengingat pentingnya acara ini demi menjaga kondusivitas wilayah serta kelancaran kegiatan, kehadiran dan sinergi dari segenap jajaran sangat kami harapkan,” tegas surat tersebut.
Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal hitungan hari, koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar gelaran yang membawa nama desa se-KBB tersebut berlangsung meriah tanpa mengabaikan faktor keamanan dan ketertiban.
Liga Desa 2026–2027 sendiri diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga antardesa, tetapi juga menjadi ruang memperkuat partisipasi, kebersamaan dan semangat membangun desa di Kabupaten Bandung Barat.***
