Irma Rufiah Faridah Kembali Nahkodai Wanita PUI KBB

BANDUNG BARAT-– Semangat kebersamaan dan penguatan peran perempuan mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Daerah Wanita PUI Kabupaten Bandung Barat (PD Wanita PUI KBB) yang digelar di Gedung Gerbang Keadilan, Jalan Nasional III Gadobangkong, Ngamprah, Senin (1/6/2026).


Mengusung tema “Memperkuat Ukhuwah, Menguatkan Peran Wanita, Mewujudkan Masyarakat Berakhlak Qur’ani”, forum tertinggi organisasi di tingkat daerah tersebut menjadi momentum penting dalam memperkokoh konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan estafet kepemimpinan yang berkelanjutan.


Musda yang dihadiri jajaran Pengurus Wilayah Wanita PUI Jawa Barat, Pengurus Daerah Wanita PUI Bandung Barat, Pemuda PUI Bandung Barat, serta Pimpinan Shofia Cahaya Bangsa KBB berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat pengabdian.


Dalam sambutannya, Ketua PD Wanita PUI Bandung Barat periode 2020–2025, Irma Rufiah Faridah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musda yang sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang sejak tahun 2025.


“Alhamdulillah, setelah melalui berbagai dinamika, Musda akhirnya dapat terlaksana dengan baik. Ini menjadi bukti kuatnya komitmen seluruh pengurus dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan membersamai perjalanan kepengurusan selama ini,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda administratif, melainkan ruang evaluasi, refleksi, dan peneguhan komitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui peran strategis perempuan dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.


Sementara itu, Ketua PW Wanita PUI Jawa Barat, Fatmayanti, menekankan pentingnya regenerasi sebagai bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan proses alamiah, namun semangat pengabdian harus tetap terjaga sepanjang hayat.


“Di lingkungan PUI, pengabdian tidak mengenal batas waktu. Kepengurusan boleh berganti, tetapi dedikasi untuk umat dan organisasi harus terus hidup dalam diri setiap kader,” ungkapnya.


Puncak Musda ditandai dengan proses pemilihan pimpinan organisasi yang berlangsung melalui mekanisme musyawarah dan mufakat. Forum secara bulat menetapkan Irma Rufiah Faridah kembali memimpin PD Wanita PUI Kabupaten Bandung Barat untuk periode selanjutnya. Sementara itu, Ai Rosita dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Daerah.


Terpilihnya kedua tokoh tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi organisasi, menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh perjuangan PUI, serta mendorong lahirnya program-program yang semakin responsif terhadap kebutuhan perempuan, keluarga, dan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.


Musda 2026 pun menjadi penanda bahwa semangat ukhuwah, regenerasi, dan pengabdian di tubuh Wanita PUI Bandung Barat terus tumbuh, sejalan dengan komitmen membangun masyarakat yang berakhlak Qur’ani dan berdaya saing di tengah tantangan zaman. ***