P2L KBB Satukan Kepedulian dan Kebersamaan Lewat Khitanan Massal di Lembang
BANDUNG BARAT — Kepedulian terhadap generasi muda tak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, perhatian sederhana, kebersamaan, dan kesempatan untuk belajar serta menikmati lingkungan sekitar justru menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak.
Semangat itulah yang dibawa Paguyuban Pengusaha Lokal (P2L) Kabupaten Bandung Barat melalui kegiatan khitanan massal yang dipadukan dengan wisata alam dan edukasi, Sabtu (12/9/2026), di Villa Putih, Lembang.
Sebanyak 15 anak akan mengikuti khitanan massal tersebut. Peserta dijadwalkan berangkat dari Kotabaru sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan mobil Bandros milik Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat menuju lokasi kegiatan di Lembang.
Sekretaris Panitia Khitanan Massal, Asep Herna, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai pelayanan sosial, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara para pengusaha lokal dengan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara para pengusaha lokal dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang mengikuti khitanan massal. Selain mendapatkan pelayanan sosial, anak-anak juga diajak menikmati suasana alam sekaligus memperoleh pengalaman edukatif,” ujar Asep Herna, Jumat (11/9/2026).
Beragam kegiatan telah disiapkan untuk membuat suasana acara lebih hangat dan menyenangkan.
Selain fasilitas penginapan dan aula, panitia juga menghadirkan hiburan pop Sunda, kesenian gotong singa, wisata ke kawasan kebun pinus, hingga kegiatan nonton bareng pertandingan Persib kontra Persija.
Kebersamaan juga akan dilanjutkan melalui acara api unggun dan sholawat bersama. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan semangat pelayanan yang tulus, ikhlas, dan penuh kegembiraan.
Bagi P2L KBB, kegiatan ini bukan sekadar agenda sosial tahunan. Di balik pelaksanaan khitanan massal, terdapat pesan bahwa dunia usaha juga memiliki ruang untuk hadir dan berbagi manfaat bersama masyarakat.
Para pengusaha lokal diharapkan tidak hanya tumbuh dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam kehidupan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan di sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, P2L KBB ingin membangun suasana bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Anak-anak yang mengikuti khitanan bukan hanya mendapatkan pelayanan, tetapi juga pengalaman kebersamaan, bermain, menikmati alam, dan belajar dalam suasana yang menyenangkan.
Semangat sinergi, kebersamaan, dan edukasi pun menjadi pesan yang terus digaungkan agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.
“Dari kebersamaan tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir generasi yang lebih baik. Semoga lancar dan sukses juga menjadi ladang ibadah,” tutup Asep Herna. ***
