Waktunya KBB Tentukan Masa Depannya, Mau Jadi Apa 20 Tahun ke Depan?

Oleh

Dadan Supardan

Wakil Ketua DPRD KBB

USIA Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat Hari Ini Genap 19 Tahun, Saya menyampaikan 2 makna filosofis dari angka 19 ini:

Pertama: Umur Baligh Daerah.
19 tahun itu umur baligh. Umur lepas dari popok. Secara administratif, KBB sudah dewasa, sudah lepas dari Kabupaten Bandung sejak 2007.

Makna filosofisnya: waktunya KBB mutusin sendiri masa depannya. Mau jadi apa 20 tahun ke depan?

Tentunya Kabupaten Bandung Barat harus jadi Laboratorium Pertanian Modern + Ruang Hidup Gen Z.
Catat ya: bukan wisata doang, bukan pabrik doang. Tapi tempat anak muda KBB bisa hidup, kerja, berkarya tanpa harus migrasi ke luar daerah Bandung Barat. Itu PR kita bersama.

Kedua: 1-9, Satu Tekad Sembilan Penjuru.
Angka 19 itu 1-9. 1 tekad: Bandung Barat Maju. 9 penjuru: semua arah mata angin. 16 kecamatan, 165 desa, dari Batujajar sampai Cipeundeuy, dari Lembang sampai Rongga.

Filosofinya: tidak ada lagi dikotomi KBB selatan vs KBB utara. Kemajuan harus rata. Semua warga harus ngerasain.

Rekan-rekan, umur 19 itu umur paling berani ambil risiko. Umur yang nggak mau lagi ‘aman-aman saja hanya menjadi kabupaten biasa’.

Karena itu, mulai hari ini kami nyatakan: Bandung Barat berhenti jadi ‘anaknya Bandung’. Bismillah, kita siap jadi bapaknya masa depan.

19 tahun ini waktunya pindah. Dari sekadar titik di peta geografis, menjadi ruang hidup yang dirasakan sosiologis oleh warganya.

Esok dan seterusnya, mari kita berani mengkonstruksi ulang masa depan Bandung Barat. Sesuai cita suci pemekaran 19 tahun lalu.

Headline Ekonomi: “KBB 19 Tahun: Kami Pilih Jadi Laboratorium Pertanian Modern, Bukan Sekadar Kabupaten Industri”
Headline Politik: “Mulai Hari Ini, Bandung Barat Berhenti Jadi Anaknya Bandung. Bismillah Jadi Bapaknya Masa Depan”
Headline Sosial: “1 Tekad Bandung Barat Maju, 9 Penjuru Harus Rasa. Tidak Ada Lagi KBB Selatan vs Utara”

“Laboratorium Pertanian Modern itu konkretnya apa Pak?”
Jawab: “Konkretnya 3: 1. Akademi Petani Muda di Lembang buat hidroponik + agroteknologi. 2. Platform digital buat petani Padalarang jual langsung tanpa tengkulak. 3. Riset bersama Unpad soal tanah KBB selatan. Itu ‘lab’-nya. Nggak ngomong doang.”

“Kalimat ‘bapaknya masa depan’ itu maksudnya KBB mau lepas dari Jabar?”
“Justru nggak. ‘Bapak’ di sini artinya ‘penanggung jawab’. KBB umur 19 harus berani ambil tanggung jawab jadi pionir. Pionir pertanian modern buat Jabar. Kita anak yang baik, tapi anak yang udah dewasa harus bantu orang tua. Gitu analoginya.**