Becak Listrik Jadi Harapan Baru Pengemudi, Cihampelas Mulai Beralih ke Transportasi Ramah Lingkungan

BANDUNG BARAT — Suara kayuhan pedal perlahan mendapat teman baru. Di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, para pengemudi becak kini mulai menikmati hadirnya teknologi listrik yang diharapkan mampu membuat mereka bekerja lebih ringan sekaligus meningkatkan penghasilan.

Sebanyak becak listrik gratis diserahterimakan melalui program Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) atau Prabowo Subianto Foundation di GOR Surya Arena, Kecamatan Cihampelas, Jumat (11/9/2026).

Program tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat karena dinilai bukan sekadar menghadirkan kendaraan baru, tetapi juga membuka peluang bagi para pengemudi becak untuk meningkatkan kesejahteraan.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang berhalangan hadir diwakili Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail. Hadir pula perwakilan Yayasan GSN atau Prabowo Subianto Foundation, jajaran DPC Gerindra KBB, Camat Cihampelas, PLN UID Jawa Barat UP3 Cimahi serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Asep menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap para pekerja transportasi tradisional yang selama ini menggantungkan penghasilan dari tenaga dan kayuhan mereka setiap hari.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional atau Prabowo Subianto Foundation,” ujar Asep.

Menurut Asep, kehadiran becak listrik membawa pesan bahwa modernisasi transportasi tidak harus menghilangkan keberadaan transportasi tradisional. Sebaliknya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk membuat pekerjaan para pengemudi menjadi lebih ringan.

“Dengan adanya teknologi tenaga listrik ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban fisik para pengemudi becak. Bapak-bapak tidak perlu lagi mengayuh dengan tenaga yang menguras stamina secara berlebihan,” katanya.

Bagi Asep, manfaat becak listrik tidak berhenti pada persoalan tenaga. Efisiensi perjalanan juga diharapkan membuka kesempatan bagi pengemudi untuk menjangkau lebih banyak penumpang dan meningkatkan pendapatan.

Dari kayuhan pedal menjadi tenaga listrik, perubahan itu diharapkan ikut mengubah kehidupan keluarga para pengemudi.

Karena itu, Asep meminta para penerima bantuan memperlakukan becak listrik tersebut bukan hanya sebagai kendaraan, tetapi sebagai aset sekaligus modal usaha.

“Bantuan becak listrik yang bapak-bapak terima hari ini adalah amanah dan modal usaha untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Oleh karena itu, saya berpesan, rawat dan jagalah becak listrik ini dengan sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan para pengemudi agar tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas dan memberikan pelayanan yang aman serta ramah kepada penumpang.

Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Satpol PP KBB diminta tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Pemerintah daerah mendorong adanya pendampingan dan penataan agar operasional becak listrik dapat berjalan tertib serta tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Kepada dinas terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan Satpol PP, saya minta untuk terus mendampingi serta membantu penataan operasional agar keberadaan becak listrik ini berjalan tertib dan aman,” kata Asep.

Dukungan juga datang dari PLN melalui kesiapan infrastruktur pengisian daya. Hal tersebut menjadi bagian penting agar penggunaan becak listrik dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Lebih jauh, penggunaan tenaga listrik dinilai sejalan dengan upaya mendorong transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan demikian, becak listrik diharapkan menjadi titik temu antara pelestarian mata pencaharian rakyat kecil, modernisasi transportasi, dan penggunaan energi yang lebih bersih.

Asep berharap program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para penerima dan keluarga mereka.

“Semoga bantuan ini membawa manfaat, kemudahan, dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, khususnya keluarga para penerima manfaat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Asep menyampaikan pantun: Pergi ke Cihampelas membeli beras,
Singgah sebentar di GOR Surya Arena.
Becak listrik hadir bawa berkah,
Masyarakat sejahtera, Bandung Barat berkah dan bermanfaat.

Bagi para pengemudi, becak listrik bukan sekadar kendaraan baru. Ia diharapkan menjadi energi baru untuk mencari nafkah, mengurangi beban fisik, dan membawa harapan agar dapur keluarga tetap mengepul di tengah perubahan zaman. ****