Jajarans Festival, Ketika Lapangan Town Square 2 Berubah Jadi Panggung Kuliner dan Hiburan
BANDUNG BARAT — Sore belum benar-benar beranjak ketika Lapangan Town Square 2, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, mulai dipadati warga, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Aroma makanan dari puluhan tenant kuliner berseliweran di antara kerumunan. Pengunjung datang silih berganti. Sebagian berburu makanan lokal, sebagian lainnya memilih berdiri di depan panggung, menunggu hiburan yang disiapkan panitia.
Suasana itu menjadi bagian dari Jajarans Festival, salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat.
“Langsung saja, bisa menikmati hiburan-hiburan yang menarik dari kami,” seru panitia dari atas panggung kepada pengunjung yang memenuhi area festival sore itu.
Lapangan yang biasanya menjadi ruang terbuka berubah menjadi titik kumpul warga. Musik, kuliner dan aktivitas para pelaku usaha kecil menyatu dalam satu perayaan.
Ratusan pelaku UMKM ikut mengambil bagian. Mereka membawa beragam produk, dari makanan dan minuman hingga berbagai usaha lokal lainnya. Festival ini bukan sekadar soal panggung hiburan. Ada transaksi yang bergerak di antara kerumunan pengunjung.
Bagi para pelaku usaha, keramaian menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus mencari pembeli baru.
Bagi masyarakat, Jajarans Festival menjadi ruang rekreasi sekaligus tempat bertemu. Warga datang bersama keluarga, teman dan kerabat untuk menikmati suasana perayaan hari jadi daerah.
Semarak festival semakin terasa dengan kehadiran sejumlah figur publik dan musisi yang dijadwalkan tampil. Nama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ikut menghiasi rangkaian acara.
Sejumlah musisi dan penyanyi lainnya juga dijadwalkan menghibur pengunjung. Di antaranya D’MASIV, GEISHA, Ade Astrid, Sandrina, Tasya DA, Opick, Ustadz Taufiqurrahman, serta sejumlah pengisi acara lainnya.
Jajarans Festival pada akhirnya bukan hanya tentang panggung dan keramaian. Di tengah hiruk-pikuk hiburan, ada pelaku UMKM yang sedang menjajakan dagangan, ada warga yang menikmati akhir pekan, dan ada ruang perjumpaan yang mempertemukan banyak orang.
Di usia ke-19, Kabupaten Bandung Barat merayakan hari jadinya dengan cara yang dekat dengan masyarakat: berkumpul, menikmati hiburan, menggerakkan usaha kecil, dan membuka ruang kolaborasi.
Perayaan itu sekaligus membawa pesan tentang perjalanan Bandung Barat ke depan—terus berbenah, memperkuat pelayanan, mempercepat pembangunan, dan memperluas kolaborasi untuk mewujudkan Bandung Barat yang amanah. ***
