Jalan Purabaya–Jati Saguling Mulai Dibeton, Warga Segera Nikmati Akses yang Lebih Mulus
BANDUNG BARAT — Setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan, Jalan Purabaya–Jati Saguling di Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, mulai mendapat perbaikan. Sejak 2016, sejumlah ruas jalan penghubung antarwilayah tersebut mengalami kerusakan berat hingga ringan.
Memasuki awal Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mulai mempercepat perbaikan dengan metode rabat beton. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memastikan ruas jalan yang tengah dikerjakan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Sekitar dua mingguan lagi sudah beres,” ujar Jeje melalui akun media sosialnya.
Jalan Jati–Purabaya memiliki panjang sekitar 13 kilometer. Dari total panjang tersebut, sekitar 6,2 kilometer mengalami kerusakan berat hingga sedang.
Perbaikan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, Pemkab Bandung Barat memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan berat sepanjang 934,5 meter.
Jeje mengatakan, perbaikan Jalan Purabaya–Jati Saguling sebenarnya telah masuk dalam rencana prioritas sejak 2025. Namun, pelaksanaannya baru dapat direalisasikan pada 2026.
“Rencana prioritas perbaikan jalan ini sejak 2025. Alhamdulillah, di tahun 2026 bisa terlaksana. Mohon doanya, kesabarannya. Kita upayakan yang terbaik untuk Bandung Barat berbenah,” kata Jeje saat meninjau langsung proses perbaikan bersama istrinya, Sahnaz Shadiqah, dan Sekretaris Dinas PUTR.
Jeje juga memastikan perbaikan akan dilanjutkan hingga seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan dapat ditangani.
Kepala Desa Cipangeran, Kecamatan Saguling, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bandung Barat atas terealisasinya perbaikan jalan yang melintasi wilayah desanya.
“Saya berharap Pak Bupati bisa terus berkarya dan masyarakat bisa bahagia,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jeje juga sempat berseloroh kepada kepala desa saat mengetahui warga menggelar syukuran liwetan atas perbaikan jalan, tetapi dirinya tidak diundang.
Pertanyaan spontan tersebut membuat kepala desa sempat kikuk. Ia kemudian menjelaskan bahwa acara tersebut digelar secara spontan oleh warga sebagai bentuk rasa syukur.
“Mohon maaf, Pak. Itu spontan saja karena antusias warga, saking bahagianya,” katanya.
Sementara itu, Sahnaz Shadiqah sempat berbincang dengan warga untuk mengetahui kondisi jalan sebelum diperbaiki.
Seorang warga mengaku sangat bersyukur karena akses jalan yang sebelumnya rusak kini mulai mulus.
“Asalnya jalannya ombak banyu. Kalau ada yang mau lahiran, khawatir berojol di jalan. Alhamdulillah sekarang sudah bagus,” ujar warga tersebut.
Perbaikan Jalan Purabaya–Jati Saguling diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah Saguling. ****
