Rismanto Kunjungi Peternakan Kelinci di Lembang, Dorong Budidaya Bernilai Ekonomi

BANDUNG BARAT — Sore itu, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Rismanto, menyempatkan diri mengunjungi peternakan kelinci pedaging di Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang.

Kedatangan politisi PKS tersebut disambut langsung pemilik peternakan, Rustandi, yang tak lain merupakan sahabatnya.

Di tengah deretan kandang kelinci, Rismanto tampak berbincang santai sambil melihat langsung aktivitas peternakan. Ia pun penasaran dengan berbagai jenis kelinci yang dibudidayakan Rustandi.

“Kang, di sini ada jenis kelinci apa saja?” tanya Rismanto.

Rustandi menjelaskan, peternakannya tidak hanya memelihara kelinci pedaging atau lokal, tetapi juga kelinci hias hingga jenis Rex yang dikenal memiliki bulu halus.

Perbincangan kemudian mengarah pada kelinci pedaging yang memiliki nilai ekonomi dan cukup potensial untuk dikembangkan.

“Biasanya kelinci pedaging ini dijual ke mana saja?” tanya Rismanto di kutif dari akun media sosialnya.

Menurut Rustandi, kelinci pedaging umumnya dijual kepada pengepul atau bandar. Selanjutnya, kelinci tersebut dipasarkan kembali ke warung dan rumah makan untuk diolah menjadi menu sate kelinci yang menjadi salah satu kuliner khas kawasan Lembang.

Bagi Rismanto, aktivitas yang dilakukan Rustandi menunjukkan bahwa budidaya kelinci memiliki peluang ekonomi sekaligus dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Ia menilai, peternakan kelinci seperti yang dikembangkan Rustandi bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan peluang usaha dari sektor peternakan.

“Budidaya kelinci bisa menjadi salah satu pilihan usaha masyarakat. Selain memiliki nilai ekonomi, ini juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rismanto.

Menurutnya, pengembangan peternakan berbasis masyarakat perlu terus didorong agar mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan perekonomian warga. ***