Pihak Lain Jangan Ikut Campur, BOOMS Desak Bupati Segera Gelar Romut

BANDUNG BARAT– Rotasi mutasi (Rotmut) pejabat di lingkungan Pemda Bandung Barat, hingga kini belum juga dilaksanakan.

Padahal, sudah banyak kekosongan jabatan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Tentunya, jika rotasi dan mutasi pejabat tidak dilakukan, organisasi akan mengalami stagnasi inovasi, penurunan motivasi kerja akibat kejenuhan (kebosanan), dan munculnya risiko penyalahgunaan wewenang karena pejabat terlalu lama berada di posisi yang sama.

Selain itu, hal ini menghambat pengembangan kompetensi pegawai dan mengganggu proses kaderisasi kepemimpinan masa depan.

Secara tata kelola pemerintahan atau perusahaan, ketiadaan rotasi dapat memicu stagnasi dan penurunan kinerja organisasi berjalan lambat karena pejabat kehilangan ide-ide segar dan terjebak dalam zona nyaman.

Risiko Konflik Kepentingan

Kedekatan berlebihan dengan lingkungan kerja dapat membuka celah terjadinya praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) atau konflik kepentingan.

Terhambatnya sistem meritokrasi pegawai berprestasi tidak mendapatkan ruang untuk promosi atau perpindahan tugas, sehingga memicu demotivasi massal.

Ketergantungan pada individu jika seorang pejabat memegang kendali terlalu lama tanpa ada transfer pengetahuan atau penyegaran, operasional organisasi akan sangat bergantung pada orang tersebut dan berisiko lumpuh jika ia berhalangan.

“Makanya kami mendesak kepada Badan Kepagawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) agar segera mungkin untuk melaksanakan rotmut,” ujar  Pupuhu Barisan Ormas,OKP, Mahasiswa dan LSM (BOOMS) KBB, Didin Suhendar.

Kopral– sapaaan akrabnya mengatakan, izin dari Badan Kepegawaian Negara sudah keluar. ” Saya dengar izin rotmut sudah ada. Jadi tunggu apalagi untuk segera digelar,” sebutnya.

Soal itu kata, Didin, jangan ada pihak lain yang ikut campur dalam urusan rotmut yang merupakan urusan internal Pemkab Bandung Barat. “Jangan sampai tertunda gara-gara unsur lain ikut campur karena ini ranahnya pemerintah dalam hal ini bupati juga tim penilaian kinerja,” tegasnya.

Pihaknya mendukung penuh Bupati Bandung Barat untuk segera menggelar rotmut demi jalannya roda pemerintahan dalam melayani kebutuhan masyarakat.   

Seperti diketahui, rotmut pejabat di lingkungan Pemda Bandung Barat bakal digelar pada minggu-minggu ini dan paling telat akhir bulan Juli 2026. Hal tersebut terungkap saat Komisi I DPRD KBB menggelar rapat dengan jajaran BKPSDM KBB. ***